Senin, 10 Desember 2018

JUKNIS PENYELENGGARAAN PAUD

Juknis atau Petunjuk Teknis adalah sebuah panduan yang berisi uraian deskriptif tentang pelaksanaan suatu kegiatan sehingga kegiatan tersebut memenuhi standar yang telah ditetapkan. 
Juknis penyelenggaraan paud ini dikeluarkan direktorat paud pada tahun 2015 dan masih berlaku pada tahun ini selama belum dikeluarkan peraturan atau pedoman atau juknis pengganti.

Pembahasan penulis kali ini yaitu tentang petunjuk teknis penyelenggaraan PAUD (TK, KB, SPS, HI), Yang dapat di dwonload langsung berikut ini :

1. Juknis penyelenggaraan TK Klik Disini

2. Juknis penyelenggaraan KB Klik Disini

3. Juknis penyelenggaraan SPS/TPA Klik Disini

4. Juknis penyelenggaraan PAUD HI Klik Disini

Semoga dengan adanya juknis tersebut akan menambah informasi tentang penyelenggaraan PAUD di Indonesia.

Senin, 26 November 2018

WorkShop LITERASI PENDIDIK PAUD






Salam semangat... dan semoga hari-hari yang akan kita lalui esok menjadi hari yang terbaik dari hari sebelumnya.
Sabtu,24 November 2018 kami lalui dengan penuh semangat dan rasa keingin tahuan tentang literasi yang dikhususkan untuk para pendidik PAUD.Kami menghadiri WorkShop LITERASI PENDIDIK PAUD di Kecamatan salaman Kabupaten Magelang dengan Nara Sumber penulis terkenal di Idonesia yaitu Bapak Triman Laksana.
Triman laksana adalah pengarang sastra jawa periode kemerdekaan. beliau mengawali karir dari seorang juru masak di salah satu rumah makan Sahid Gorden Hotel. jika tidak sedang dinas beliau mengisi waktu luang dengan menulis. Kendati begitu,lelaki tamatan SMA kelahiran Yogyakarta, 7 Juni 1961, yang kini tinggal bersama istri dan empat orang putra di Sayidan GM II/97, Yogyakarta 55121 ini masih terus mengarang.Seperti umumnya para pengarang Jawa lainnya, Triman Laksana pun mengarang dalam bahasa Indonesia.
Karangan-karangannya, baik berupa guritan/puisi,cerkak/cerpen,cerbung/novel, maupun artikel/esai, telah tersebar ke berbagai media massa lokal dan nasional (Jakarta, Bandung, Bali,Semarang, Surabaya, Yogyakarta, Banjarmasin, dan sebagainya).
Selain itu, ia juga menulis dan mempublikasikan beberapa karyanya dalam antologi bersama, di antaranya, dalam antologi Momentum(30 Penyair Yogya),Alif  Lam Mim(Sanggar ASA, ESKA),Langit Biru Langit Merah(tahun?),Rembulan Padhang ing Ngayogyakarta(FKY IV, 1992),Pangilon(FKY VI,1994),Pesta Emas Sastra Jawa(FKY VII, 1995), dan Pisungsung: Antologi Geguritan lan Cerkak (Pustaka Pelajar, 1997).
Dalam berkarya (mengarang) Triman Laksana boleh jadi cukup serius;dan keseriusannya telah mengantarkannya memperoleh beberapa penghargaan dalam berbagai lomba. Sebagai misal, pada tahun 1993 ia menjadi juara II dalam lomba penulisan geguritan yang diselenggarakan oleh Forum Dinamik Wonogiri; pada tahun 1994 juga menjadi juara II dalam lomba menulis artikel berbahasa Jawa yang diselenggarakan dalam rangka Festival Kesenian Yogyakarta (FKY) VI di Yogyakarta. Tentu saja beberapa penghargaan ini lebih memacu Triman untuk lebih aktif dan kreatif dalam bersastra.[1]
Banyak hal yang kami dapat ketika bertemu dengan beliau Bapak Triman Laksana. Pertemuan yang hanya terlaksana kurang lebih 5 jam membahas tentang Mengolah Hati, Rasa, Pikir, dan Raga. Dimensi pengolahan karakter tersebut menjabarkan bagaimana sesorang memiliki karakter yang bisa mengolah hati, rasa, pkiran, dan raga untuk berliterasi.
Literasi adalah sebuah kegiatan mengungkapkan ide atau gagasan secara tertulis. Secara umum literasi tidak lagi diartikan sebagai kegiatan baca tulis, tetapi memiliki makna yang lebih luas yang mencakup pemahaman yang baik terhadap berbagai aspek kehidupan.
UNESCO mengartikan literasi atau keaksaraan sebagai rangkaian kesatuan dari kemampuan menggunakan kecakapan membaca, menulis, dan berhitung sesuai dengan konteks yang diperoleh dan dikembangkan melalui proses pembelajaran dan penerapan di sekolah, keluarga, masyarakat, dan situasi lainnya yang relevan untuk remaja dan orang dewasa. Dalam tiga dekade terakhir, pemahaman tentang cakupan literasi telah berkembang, yang meliputi (a) literasi sebagai suatu rangkaian kecakapan membaca, menulis, dan berbicara; kecakapan berhitung; dan kecakapan dalam mengakses dan menggunakan informasi; (b) literasi sebagai praktik sosial yang penerapannya dipengaruhi oleh konteks; (c) literasi sebagai proses pembelajaran dengan kegiatan membaca dan menulis menjadi medium untuk merenungkan, menyelidik, menanyakan, dan mengkritisi ilmu dan gagasan yang dipelajari; (d) literasi sebagai teks yang bervariasi menurut subjek, genre, dan tingkat kompleksitas bahasa.  Dengan demikian, tampak bahwa literasi begitu penting. Literasi tidak lagi dipahami hanya sebagai transformasi individu semata, tetapi juga sebagai transformasi sosial.
Rendahnya tingkat literasi sangat berkorelasi dengan kemiskinan, baik dalam arti ekonomi maupun dalam arti yang lebih luas. Literasi memperkuat kemampuan individu, keluarga, dan masyarakat untuk mengakses kesehatan, pendidikan, serta ekonomi dan politik. Dalam konteks kekinian, literasi tidak lagi hanya sekadar kemampuan baca, tulis, dan berhitung, tetapi juga melek ilmu pengetahuan dan teknologi, keuangan, budaya dan kewargaan, kekritisan pikiran, dan kepekaan terhadap lingkungan sekitar. Oleh karena itu, masyarakat Indonesia harus menguasai literasi yang dibutuhkan untuk dijadikan bekal mencapai dan menjalani kehidupan yang berkualitas, baik masa kini maupun masa yang akan datang.[2]
Jadi kesimpulan yang kami dapat urgensinya seorang pendidik PAUD harus berliterasi adalah dengan berliterasi para pendidik akan lebih mudah dalam menumbuhkan minat baca dan minat belajar anak yang mandiri sepanjang hayat, contoh kecil dalam lingkungan sekolah jika guru mampu menanamkan literasi dengan menghasilkan peserta didik suka membaca, maka yang akan terjadi guru sebagai agen of change sukses merubah dunia mereka menjadi lebih baik untuk masa depan mereka sejak usia dini.
Semoga tulisan ini bermanfaat bagi para pembaca.



By. Soraya2018





[1]     Tirto Suwondo, dkk, Antologi Biografi Pengarang Sastra Jawa Modern, (Yogyakarta:Balai Bahasa, 2004), Hlm. 337
[2]     Kementrian Pendidikan Dan Kebudayaan Jakarta, 2017, Literasi Finansial, http://gln.kemdikbud.go.id/glnsite/wp-content/uploads/2017/10/literasi-FINANSIAL.pdf. Di Akses pada Senin, 27 November 2018, Jam 21:31 WIB.

Segera di buka PAUD STAIA SW

Bissmillahirrohmanirrohim... segera dibuka pendidikan anak usia dini STAIA SYUBBANUL WATHON MAGELANG DI METESEH. visi misi membentuk karakter anak usia dini, mencerdaskan, menumbuhkan sikap terampil, aktif, kreatif, madiri serta mencetak generasi yang berkualitas dan berakhlakul karimah. Dengan dibukanya PAUD LAB MPI STAIA SYUBBANUL WATHON ini kami berharap dapat membangkitkan semangat anak usia dini untuk belajar lebih giat dan semangat untuk menyongsong masadepan sejak dini,

Info PPDB PAUD LAB MPI STAIA SW Di METESEH


Sabtu, 24 November 2018

Cara Menghitung Nilai Angka Kredit Pada PAUD

Peraturan menteri pendidikan nasional no 38 tahun 2010 tentang penyesuaian jabatan fungsional guru pasal 1 yang berbunyi penyesuaian jabatan fungsional guru adalah penyesuaian jabatan fungsional bagi guru yang memiliki jabatan fungsional guru berdasarkan keputusan menteri negara pendayagunaan aparatur negara nomor 84 tahun 1993 tentang jabatan fungsional guru dan angka kreditnya ke dalam jabatan fungsional guru yang diatur dalam peraturan menteri negara pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi nomor 16 tahun 2009 tentang jabatan fungsional guru dan angka kreditnya. Angka kredit adalah satuan nilai dari tiap butir kegiatan dan/atau akumulasi nilai butir-butir kegiatan yang harus dicapai oleh seorang guru dalam rangka pembinaan karier kepangkatan dan jabatannya. Penilaian kinerja guru adalah penilaian dari tiap butir kegiatan tugas utama guru dalam rangka pembinaan karier kepangkatan dan jabatannya.[1] Penilaian angka kredit pada PAUD berbeda dari PAK di instansi tingkat SD/SMP/SMA. Yang membedakan adalah di tingkat PAUD penilaiannya cenderung menggunakan angket yang mana hasil nilainya dapat dilihat dari hasil pengumpulan data. Sedangkat di tingkat SD/SMP/SMA penilainnya menggunakan rumus dan menentukan nilainya berdasarkan persen (%).
contoh penilaian angka kredit (PAK) pada paud akan penulis lampirkan di bawah ini.


BUKU PENILAIAN KINERJA PENDIDIK

DAN TENAGA KEPENDIDIKAN

PAUD LAB MPI STAIA
SYUBBANUL WATHON Di METESEH

TAHUN AJARAN 2018/2019



Nama Sekolah          : ................................................................
Status Sekolah         : ................................................................
Kelurahan / Desa     : ................................................................
Kecamatan              : ................................................................
Kabupaten/Kota      : ................................................................
Provinsi                   : ................................................................




PENILAIAN KINERJA GURU / PENDIDIK PAUD
DALAM PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Nama guru                  : _______________________________________________________
Nama lembaga           : _______________________________________________________
Tema                           : _______________________________________________________
Sub Tema                   : _______________________________________________________

PETUNJUK PENILAIAN
Berilah nilai pada kolom Penilaian dengan cara membubuhkan tanda √ pada salah satu jawaban yang telah disediakan sesuai dengan kinerja pegawai yang Saudara nilai dengan ketentuan sebagai berikut:
KRITERIA PENILAIAN
KETERANGAN
SB
Sangat Baik
B
Baik
CB
Cukup Baik
KB
Kurang Baik
SK
Sangat Kurang

LEMBAR PENILAIAN PENDIDIK / GURU PAUD
NO
PENAMPILAN GURU
PENILAIAN
SB
B
CB
KB
SK
1
Kemampuan Membuka Pelajaran
a.      Menarik Perhatian siswa





b.      Memberikan motivasi awal





c.      Memberikan apersepsi (kaitan materi yang sebelumnya dengan materi yang akan disampaikan)





d.      Menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan diberikan





e.      Memberikan acuan bahan belajar yang akan diberikan





2
Sikap Guru dalam Proses Pembelajaran
a.   Kejelasan artikulasi suara





b.   Variasi Gerakan badan tidak mengganggu perhatian siswa






c.   Antusias dalam penampilan





d.   Mobilitas posisi mengajar







3
Penguasaan Bahan Belajar

a.   Bahan belajar disajikan per kelompok






b.   Kejelasan dalam menjelaskan bahan belajar





c.    Kejelasan dalam memberikan contoh





d.   Memiliki wawasan yang luas dalam menyampaikan bahan belajar





e.    Bahan belajar sesuai dengan tema





4
Kegiatan Belajar Mengajar (Proses Pembelajaran)
a. Kesesuaian metode dengan bahan belajar yang disampaikan





b. Penyajian bahan belajar sesuai dengan indikator yang telah ditetapkan





c. Memiliki keterampilan dalam menanggapi dan merespon pertanyaan siswa.





d. Ketepatan dalam penggunaan alokasi waktu yang disediakan (pembukaan 30” inti 60” istirahat 30” penutup 30”)





e. Menyediakan sudut pengaman/belajar bagi siswa yang cepat menyelesaiakan tugas





5
Kemampuan Menggunakan Media Pembelajaran

a.    Memperhatikan prinsip-prinsip penggunaan media






b.   Ketepatan/kesesuaian penggunaan media dengan materi yang disampaikan





c.   Memiliki keterampilan dalam penggunaan media pembelajaran






d.   Membantu meningkatkan perhatian siswa dalam kegiatan pembelajaran





6
Evaluasi Pembelajaran
a.  Penilaian relevan dengan tujuan yang telah ditetapkan





b. Menggunakan bentuk dan jenis ragam penilaian





c.  Penilaian yang diberikan sesuai dengan RKH





7
Kemampuan Menutup Kegiatan Pembelajaran:

a. Meninjau kembali materi yang telah diberikan





b. Memberi kesempatan untuk bertanya dan menjawab pertanyaan





c. Memberikan kesimpulan kegiatan pembelajaran





8
Tindak Lanjut

a.          Menginformasikan materi/bahan belajar yang akan dipelajari besuk






b.      Memberikan motivasi untuk selalu terus belajar







KESIMPULAN PENILAIAN
................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................


SARAN YANG DIBERIKAN

................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................


                                                                                                                Magelang, .............................

                                                                                    Penilai/observer




___________________







LEMBAR PENILAIAN
TENAGA KEPENDIDIKAN

DIMENSI PRESTASI KERJA
No.
Item Penilaian
PENILAIAN
SB
B
CB
KB
SK
1.
Kesungguhan dalam melaksanakan tugas pokok rutin





2.
Kesungguhan dalam melaksanakan tugas khusus atau tugas tambahan





3.
Kemampuan dalam melaksanakan tugas dengan hasil kerja yang jauh melebihi dari hasil kerja rata-rata yang ditentukan, baik dalam arti mutu maupun jumlah





4.
Kemampuan dalam memanfaatkan fasilitas yang tersedia dalam melaksanakan tugas untuk menghasilkan sesuatu yang maksimal (efektif dan efisien)






DIMENSI KETAATAN DAN KEDISIPLINAN
No.
Item Penilaian
PENILAIAN
SB
B
CB
KB
SK
5.
Ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku





6.
Ketaatan dalam menjalankan perintah kedinasan





7.
Memanfaatkan barang-barang milik PAUD LAB MPI STAIA SW secara bertanggung jawab





8.
Ketaatan dalam menjalankan perintah dari atasan





9.
Ketaatan dalam mengikuti aktivitas kedinasan (upacara)





10.
Kedisiplinan dalam mematuhi ketentuan jam kerja





11.
Kedisiplinan dalam menghadiri rapat














DIMENSI KEJUJURAN
No.
Item Penilaian
PENILAIAN
SB
B
CB
KB
SK
22.
Kesesuaian antara ucapan dengan perbuatan





23.
Kemampuan menggunakan wewenang sesuai Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi)





24.
Kejujuran dalam melaporkan hasil kerja kepada atasan sesuai dengan keadaan yang sebenarnya.






DIMENSI TANGGUNG JAWAB
No.
Item Penilaian
PENILAIAN
SB
B
CB
KB
SK
25.
Kemampuan menyelesaikan pekerjaan yang dibebankan





26.
Kemampuan dalam menjalankan tugas yang diinstruksikan pimpinan





27.
Tanggung jawab terhadap kepentingan dinas






KESIMPULAN PENILAIAN
................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................


SARAN YANG DIBERIKAN

................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................

Magelang, ..............................
Penilai,



Demikian artikel tentang cara menghitung nilai angka kredit pada PAUD dan sedikit penjelasan serta contohnya. semoga dapat bermanfaat bagi penulis khususnya dan pembaca pada umumnya.






 

[1] Dadangjsn, “Jabatan Fungsional Guru Dan Angka Kreditnya Serta Petunjuk Pelaksanaan Jabatan Fungsional Guru,” 2018, https://www.dadangjsn.com/2015/10/jabatan-fungsional-guru-dan-angka.html.